Aku lahir dan teriakkan tangis pertamaku
Agar kau bangga karena aku berhasil hidup, bunda
Kupompa jantung, kuhirup udara lewat paru-paru
Akhirnya aku dapat merasakan langsung belaian kasih bunda di kulitku….
Saat itu juga kau mulai merawatku…
Membesarkanku….hingga aku dewasa
Bundha… makasih ya tas segala pengorbananmu
Kasih sayangmu yang tak kan pernah kulupakan
Doa yang selalu kau lantunkan di setiap malammu
Yang kau haturkan untuk keluarga dan putra putrimu
Begitu tulus….
Hemmm mi…. do’akan aku semoga menjadi putri yang shalikhah, putri yang bisa engkau banggakan, yang kan merawatmu dihari tua nanti…
Meskipun sekarang aku merasa belum pernah memberikan apa-apa
Belum ada yang bisa dibanggakan…
But, suatu saat nanti… I believeĀ i can do it…